1

Al-Quran adalah hidayah, rahmat, syifa, nur, furqan dan pemberi penjelasan bagi manusia.. Segala isi kandungan al-Quran itu benar. Al-Quran juga dikenali sebagai Al-Nur bererti cahaya yang menerangi, al-Furqan bererti yang dapat membezakan di antara yang hak dan batil dan al-Zikr pula bermaksud yang memberi peringatan.

Dari Abu Hurairah r.a katanya Nabi s.a.w bersabda:
”Apabila dikumandangkan azan untuk solat, syaitan lari terkentut-kentut sehingga tidak terdengar olehnya azan. Apabila muazzin berhenti, ia pun kembali. Begitu pula apabila qamat dibacakan, dia pun lari. Dan apabila iqamat telah selesai, dia datang kembali. Dia sentiasa menggoda orang yang sedang solat, dengan berkata kepadanya:”Ingatlah apa yang belum kamu ingat!” Sehingga akhirnya orang itu tidak tahu lagi berapa rakaat dia telah solat.”

Allah dalam Al Quran

"Tidakkah kamu (manusia) melihat bagaimana Allah menghapuskan kaum terdahulu sebelum kamu, sedangkan mereka (kaum terdahulu) dari tamadun yang hebat, membina bangunan dari tembok-tembok kukuh..."

"Apabila manusia terlalu banyak melakukan kerosakan dimuka bumi ini, Allah akan perintahkan bumi bergoncang, gunung memuntahkan isinya, langit menurunkan hujan, sehingga mereka (manusia) menjadi hancur-sehancurnya... Dan Allah akan menggantikan mereka dengan umat yang baru..."

Tuesday, April 28, 2009

Pengemis Buta Dan Rasulullah S.A.W

SEMOGA BERMANFAAT 


Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap 
harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, 
Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu 
pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya. 
Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya 
itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari 
sampai beliau wafat. 
Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan? 
Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan 
hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja. 
Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. 
Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan 
membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA. 
Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu? 
Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). 
Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si 
pengemis buta itu. 
Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak 
susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, 
setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya. 
Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. 
Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... 
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim. 
Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW? 
Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq. Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha 
meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup 
melakukannya. 
Sebarkanlah riwayat ini ke sebanyak orang apabila kamu mencintai 
Rasulullahmu... 
Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan, pahalanya? 
MasyaAllah....macam meter taxi...jalan terus. 
Sadaqah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir. 
1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.. 
2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah. 
4. Bantu pendidikan seorang anak. 
5. Ajarkan seseorang sebuah do'a. Pada setiap bacaan do'a itu, Anda dapat hasanah. 
6. Bagi CD Quran atau Do'a. 
7. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid. 
8. Tempatkan pendingin air di tempat umum. 
9. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung 
dibawahnya, Anda dapat hasanah. 
10. Bagikan email ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, 
Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat. 
Aminnnnnn... 
  
..

No comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin

My Blog List